Patrick Kluivert

MANADOBACIRITA.COM – Patrick Kluivert resmi dipecat Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) usai hasil buruk di ronde keempat kualifikasi Piala Dunia Zona Asia, sekaligus mengubur impian Timnas Indonesia bisa tembus Piala Dunia.

PSSI dan Tim Kepelatihan Timnas era Patrick Kluivert, menyepakati pengakhiran kerja sama melalui mekanisme mutual termination.

“Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan Para Pihak di Tim Kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak kerja sama berdurasi dua tahun,” bunyi pernyataan PSSI.

Sementara, usai dipecat, Patrick Kluivert menuliskan pernyataannya yang sama sekali tak ada kata maaf yang disampaikan kepada para pendukung Timnas Indonesia.

“Meskipun saya sangat kecewa dan menyesal karena gagal ke piala dunia, saya akan selalu bangga dengan apa yang sudah dibangun bersama. Saya ingin berterima kasih kepada suporter, pemain, staf, dan Erick Thohir untuk perjalanan yang tak terlupakan ini,” tulis pernyataan Patrick Kluivert.

Sebelumnya, Timnas Indonesia gagal total di ronde keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dari dua laga yang dijalani Timnas Indonesia, semua berujung kekalahan.

Pertama adalah kekalahan dari Arab Saudi dengan skor 3-2, lalu kemudian melawan Irak dengan skor 1-0.

Kekalahan dari Arab Saudi dianggap oleh para suporter sebagai biang dari kegagalan asa menuju ke Piala Dunia. Patrick Kluivert dianggap sebagai biang keladi kekalahan tersebut.

Skema permainan serta susunan pemain yang digunakan pada laga Arab Saudi, dianggap sebagai kesalahan fatal. Muncul dugaan, adanya pemain titipan yang dipaksa diturunkan pada laga itu.

Dan benar saja, Arab Saudi yang di dua laga sebelumnya tak pernah menang atas Timnas Indonesia, justru mendikte permainan dan berhasil menang.

Saat laga lawan Irak, walaupun bermain sangat baik dan mampu menguasai jalannya pertandingan, keputusan untuk tidak menurunkan Ole Romeney sebagai striker utama, juga memicu perdebatan. Apalagi, Mauro Zijlstra yang tampil sejak menit pertama, dua kali membuang peluang emas untuk mencetak gol.

Selain itu, nama Miliano Jonathans yang pada laga melawan Arab Saudi bermain sangat baik, juga tak dipilih menjadi starter. Patrick Kluivert lebih memilih pemain Persib Bandung, Eliano Reijnders, yang tampil under perform, termasuk gagal mencetak gol karena tendangannya sangat lemah saat mendapatkan peluang.

Sementara itu, PSSI selain memecat Patrick Kluivert beserta tim kepelatihannya, juga memutus hubungan kerja dengan Gerald Vanenburg, pelatih Timnas U-23. Pelatih asal Belanda itu dinilai gagal, karena tak mampu membawa skuad garuda muda ke Piala Asia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *