
BOLMONG – Bupati Bolmong (Bolaang Mongondow), Yusra Alhabsyi, menerima audiensi dari PT Fasadetama Indonesia, untuk membahas rencana kerja serta tahapan pelaksanaan penegasan batas desa di wilayah Kabupaten Bolmong, Selasa (5/5).
PT Fasadetama Indonesia sendiri merupakan perusahaan yang dikenal berpengalaman dalam bidang survey pemetaan.
Adapun audiensi yang dilakukan adalah tindak lanjut Kick-Off Meeting Penegasan Batas Desa bagi Pemerintah Daerah Tahun 2026 yang merupakan bagian dari program Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP).

Pada pertemuan itu, PT Fasadetama Indonesia melalui perwakilannya memaparkan secara rinci kerangka waktu serta langkah operasional yang akan segera dilaksanakan. Program ini nantinya akan melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah hingga ke tingkat desa guna memastikan proses berjalan efektif dan terkoordinasi.
Adapun tahapan pelaksanaan yang telah disepakati meliputi pemantapan rencana kerja melalui finalisasi skema teknis, sosialisasi dan konsolidasi pada 6–7 Mei 2026 di Hotel Sutan Raja, serta sosialisasi tingkat kecamatan yang dijadwalkan berlangsung pada 11, 12, 13, dan 18 Mei 2026. Selanjutnya, tahap penarikan batas desa akan dimulai pada 19 Mei 2026 hingga seluruh proses pemetaan selesai secara menyeluruh.
Sementara itu, Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi, dalam pertemuan tersebut menegaskan pentingnya program ini dalam menciptakan kepastian hukum dan tertib administrasi wilayah.
“Penegasan batas desa ini sangat penting untuk memastikan kejelasan wilayah administrasi, menghindari potensi konflik, serta mendukung perencanaan pembangunan yang lebih terarah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yusra mengaku pemerintah siap mendukung penuh pelaksanaan program ini agar berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia juga mengatakan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pihak pelaksana menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat menghasilkan data yang akurat dan terintegrasi, sehingga ke depan tata kelola wilayah di Bolaang Mongondow semakin baik, transparan, dan memiliki kepastian hukum yang kuat,” katanya lagi.
