Fakar Tahumil, Ketua PW IKA PMII Sulut Zulkarnain Kamaru, dan Ketua demisioner IKA PMII Minut-Bitung Jumadil usai Muscab II IKA PMII Minut-Bitung, Sabtu (11/7).

MINAHASA UTARA – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Cabang Minahasa Utara-Bitung menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) II di Rumah Makan Tedu, Matuari, Desa Matungkas, Kabupaten Minahasa Utara, Sabtu (11/7/2026).

Mengusung tema “Kolaborasi Lintas Generasi dan Profesi Guna Memperkuat Ketahanan Ekonomi Menghadapi Tantangan Global”, forum tersebut menjadi ajang konsolidasi para alumni PMII sekaligus memilih kepengurusan baru untuk periode berikutnya.

Puluhan alumni PMII dari berbagai generasi hadir dalam kegiatan tersebut. Muscab juga dihadiri Ketua Pengurus Wilayah IKA PMII Sulawesi Utara, Zulkarnain Kamaru, tokoh Nahdlatul Ulama, Narto Pakaya, serta Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Minahasa Utara, Chresto Fransisco Palandi.

Proses persidangan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan mengikuti mekanisme yang diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IKA PMII. Dalam forum tersebut, muncul dua nama sebagai calon ketua, yakni Fakar Tahumil dan Chalisa Anjani Siwi.

Setelah melalui pembahasan di forum, peserta Muscab sepakat menempuh mekanisme musyawarah mufakat. Hasilnya, Fakar Tahumil dipercaya memimpin IKA PMII Cabang Minahasa Utara-Bitung untuk periode selanjutnya, menggantikan ketua sebelumnya, Jumadil.

Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Fakar menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan para alumni. Menurutnya, IKA PMII merupakan rumah bersama bagi seluruh alumni sehingga kepemimpinan harus dimaknai sebagai amanah untuk memperkuat silaturahmi dan kolaborasi.

“Terima kasih kepada seluruh sahabat alumni dan para senior yang telah memberikan kepercayaan serta amanah ini. Langkah pertama yang akan kami lakukan adalah menyusun struktur kepengurusan, kemudian melanjutkan silaturahmi dan konsolidasi dengan seluruh alumni PMII di Minahasa Utara dan Bitung untuk bersama-sama menyusun program kerja ke depan,” ujar Fakar.

Ia menegaskan, seluruh alumni PMII memiliki peran yang sama dalam menjaga eksistensi organisasi dan berkontribusi bagi masyarakat melalui gagasan, jejaring, maupun pengabdian di berbagai bidang profesi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *