Karyawan Alfamidi ikut menanam bibit pohon mangrove di Desa Sarawet, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

MINUT – Sebanyak 1.000 pohon mangrove ditanam di Desa Sarawet, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), oleh para karyawan Alfamidi, sebagai bentuk dukungan dalam pelestarian kawasan dan ekosistem pesisir pantai.

Kegiatan yang bekerjasama dengan Bank Sampah Induk Likupang dan Kelompok Usaha Ekonomi Perempuan (KUEP) Sarawet, merupakan bagian dari program Kampung Merdeka Alfamidi, di mana desa menjadi percontohan bagaimana mengelola sampah plastik dan menjaga kelestarian lingkungan dengan penghijauan.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat pesisir dengan menanam 1.000 mangrove,” kata Branch Manager Alfamidi Manado, Achmad Basuki.

Mmenurut Achmad, kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (12/6) tersebut, sebagai bentuk kolaborasi yang dipercaya menjadi kunci menjaga kelestarian alam pesisir.

“Tentunya kami harus melakukan secara bersama-sama dengan kelompok masyarakat, karena merawat alam adalah tanggung jawab kita bersama,” tuturnya kembali.

Adapun bibit mangrove yang ditanam merupakan jenis mangrove dari genus Rhizophora yang dikenal juga dengan bakau lokal. Jenis ini banyak tersebar di kawasan pesisir Likupang.

Selain menjaga abrasi, mangrove juga berfungsi tempat tinggal biota laut hingga burung. Hal ini bisa bisa menjadi sumber ekonomi bagi warga pesisir. Selain pada daun, mangrove juga menghasilkan oksigen dari akarnya.

Penanggung jawab Bank Sampah Induk Likupang, Yudith Rondonuwu, mengatakan pihaknya mengapresiasi Alfamidi yang konsisten menggelar program yang berpihak pada kelestarian lingkungan.

“Kami sangat beruntung bermitra dengan Alfamidi yang terus berkomitmen menjalankan program berbasis pada lingkungan,” ujarnya.

Menurut dia, mangrove tersebut tidak hanya sekadar ditanam akan tetapi pihaknya dan komunitas lingkungan akan membantu memonitoring agar bisa memastikan mangrove tumbuh dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *