
BOLMONG – Ribuan warga jemaat memadati kompleks GMIBM Sion Pinogaluman, Senin (13/7), saat Sidang Sinode Periodik Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM) ke-60 resmi dibuka. Agenda lima tahunan gereja itu menjadi ruang konsolidasi pelayanan sekaligus memperkuat sinergi antara gereja dan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, hadir langsung dalam pembukaan sidang bersama Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus. Sebelum persidangan dimulai, keduanya mengikuti prosesi peresmian dan pentahbisan Aula Sion Pinogaluman yang menjadi fasilitas baru bagi jemaat GMIBM.
Peresmian aula ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Yulius Selvanus, sementara pentahbisan dipimpin Badan Pekerja Sinode GMIBM yang diketuai Pdt. Dr. Fekky W. Kamasaan.
Usai prosesi tersebut, Gubernur secara resmi membuka Sidang Sinode Periodik GMIBM ke-60 yang akan berlangsung selama enam hari, mulai 13 hingga 18 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Yusra Alhabsyi menilai Sidang Sinode bukan sekadar agenda organisasi gereja, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persaudaraan dan kolaborasi dalam membangun daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, saya menyampaikan selamat bersidang kepada seluruh peserta Sidang Sinode Periodik GMIBM ke-60. Kami berharap forum ini melahirkan keputusan-keputusan terbaik yang memperkuat pelayanan gereja sekaligus memberi kontribusi bagi pembangunan daerah. Pemerintah akan terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan, dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan kemajuan Bolaang Mongondow,” ujar Yusra.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, mengajak seluruh peserta sidang menjadikan forum tersebut sebagai wadah melahirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai pelayanan.
“Sidang Sinode harus menjadi ruang untuk memperkuat komitmen pelayanan, menjaga persatuan umat, serta membangun sinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan Sulawesi Utara yang aman, maju, dan sejahtera. Gereja memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat dan menjaga harmoni di tengah keberagaman,” kata Yulius.
Penyelenggaraan Sidang Sinode GMIBM ke-60 juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow. Wakil Bupati Dony Lumenta dipercaya sebagai Ketua Panitia Pelaksana, yang mengoordinasikan seluruh rangkaian kegiatan bersama panitia dan Sinode GMIBM.

Pembukaan sidang berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Dirbinmas Polda Sulawesi Utara, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Ketua DPRD Bolaang Mongondow, anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow, Kapolres Bolaang Mongondow, Kapolres Bolaang Mongondow Utara, Wakil Wali Kota Kotamobagu, Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Sekretaris Daerah Bolaang Mongondow, Sekretaris Daerah Bolaang Mongondow Utara, unsur Forkopimda, serta jajaran kepala perangkat daerah dari tingkat provinsi maupun kabupaten.
Sidang Sinode Periodik GMIBM ke-60 dijadwalkan berlangsung hingga 18 Juli 2026 dengan sejumlah agenda strategis yang akan menentukan arah pelayanan GMIBM untuk lima tahun mendatang.
