
MANADO – Pendaftaran Pemilihan Putra Putri Literasi Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2026 masih dibuka hingga Senin 27 Juli 2026 pekan depan. Pendaftaran yang telah berlangsung sejak 13 Juli 2026 ini, bertujuan menjaring generasi muda di Sulut untuk berkontribusi dalam pengembangan budaya literasi.
Ketua Putra Putri Literasi Sulut, Standius Bara Prima, melalui Sekretaris, Faradila Bachmid, mengatakan jika ajang ini juga bertujuan untuk mencari pemuda-pemudi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap dunia literasi.
“Putra-putri yang siap menjadi duta dalam menginspirasi masyarakat untuk meningkatkan minat baca dan budaya literasi di Sulawesi Utara. Kami mengajak anak-anak muda dari berbagai daerah untuk ikut ambil bagian dalam seleksi ini,” kata Faradila.
Dijelaskan, sesuai dengan ketentuan panitia, adapun syarat Calon Putra Putri Literasi Sulut 2026 adalah:
– Berusia 17 hingga 25 tahun
– Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN)
– Memiliki ketertarikan besar terhadap dunia literasi
– Berkomitmen menghidupkan dan mengembangkan budaya literasi di Sulawesi Utara
– Tidak sedang mengikuti ajang pemilihan lain selama proses seleksi maupun selama menjabat sebagai Putra atau Putri Literasi Sulut
– Siap bekerja sama, berkolaborasi, dan menjalankan seluruh program selama masa jabatan.
Sementara untuk dokumen yang harus disiapkan peserta, seperti diwajibkan membuat video profil, portofolio, esai, dan terpenting mengisi formulir pendaftaran.
“Seluruh dokumen tersebut akan menjadi bahan penilaian awal sebelum peserta mengikuti tahapan seleksi berikutnya,” ujar Faradila.
Adapun timeline yang dibuat panitia adalah adalah Pendaftaran dan Seleksi administrasi pada 13–27 Juli 2026, kemudian verifikasi berkas oleh panitia dan dewan seleksi dimulai pada 28 Juli hingga 3 Agustus 2026.
Ajang Pemilihan Putra Putri Literasi Sulut 2026 menurut Faradila, diharapkan mampu melahirkan figur-figur muda yang tidak hanya memiliki kemampuan komunikasi yang baik, tetapi juga menjadi motor penggerak budaya membaca, menulis, dan literasi di Sulawesi Utara.
