Siswa SMPN 6 Satu Atap Likupang Timur, menunjukkan hasil karya mereka yang mendaur ulang sampah menjadi sejumlah barang kreatif di program Kampung Merdeka Alfamidi.

MINUT – Alfamidi terus menunjukkan konsistensi mereka sebagai perusahaan yang tak hanya bekerja untuk profit, tapi juga memberikan edukasi baik untuk generasi muda, serta berkomitmen untuk mengelola lingkungan menjadi lebih baik.

Pada Jumat (22/5) lalu, bekerja sama dengan Bank Sampah Induk Likupang, sekaligus merupakan bagian aktivitas Kampung Merdeka Alfamidi, para siswa SMPN 6 Satu Atap Likupang Timur diberikan edukasi untuk mengolah sampah plastik menjadi produk bernilai guna.

Sampah plastik yang digunakan adalah botol air minum kemasan. Botol ini dikumpul dari hasil kegiatan kebersihan di sekolah dan lingkungan sekitar.

Para siswa yang ikut kegiatan ini kemudian dibagi dalam enam kelompok, di mana masing-masing kelompok berinovasi membuat produk tepat guna dari sampah.

Dari hasil kreativitas siswa menghasilkan produk vas bunga, bingkai foto, tempat alat tulis menulis, bunga pajangan, mobil-mobilan hingga jam dinding.

Kepala Sekolah SMPN 6 Satu Atap Likupang Timur Yulice Yenni Rumampuk, S.Pd, mengaku sangat berterima kasih kepada Alfamidi dan Bank Sampah Induk Likupang karena kegiatan ini memacu kreativitas anak-anak didik dalam menghasilkan produk bernilai ekonomi dengan bahan sampah.

“Program ini dapat menjadi bekal kepada siswa bagaimana cara memanfaatkan kembali sampah plastik,” ujarnya.

Sementara, Penanggung jawab Bank Sampah Induk Likupang, Yudith Rondonuwu, menerangkan kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan sedini mungkin kepada siswa agar ketika dewasa bisa berkontribusi nyata pada lingkungan.

“Memang sangat perlu ada edukasi seperti ini, karena anak-anak ini adalah negerasi penerus kita merawat bumi,” katanya.

Branch Manager Alfamidi Manado, Achmad Basuki, mengatakan jika Alfamidi terus menjalankan program yang berfokus pada kelestarian lingkungan lewat program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami juga menjalankan program-program yang berbasis pada lingkungan demi mendukung kelestarian alam,” ujarnya kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *