
MANADO – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) alami inflasi 0,12 persen secara month to month (m-to-m) di bulan Oktober 2025. Sementara secara year on year (y-on-y), inflasi terjadi sebesar 1,48 persen.
Kenaikan harga komoditas tomat dan daun bawang di bulan Oktober 2025 karena berkurangnya pasokan akibat menurunnya hasil panen di daerah sentra produksi, menjadi pendorong terjadinya inflasi di Sulut.
Selain itu, harga emas perhiasan yang juga alami kenaikan di bulan Oktober 2025, ikut mendorong inflasi terjadi.
Sementara, harga cabai rawit dan juga beras yang alami penurunan di bulan Oktober, menjadi faktor penahan laju inflasi. 2 Komoditas ini mampu menahan laju inflasi di Sulut.
Sementara jika di break down untuk wilayah cakupan Indeks Harga Konsumen (IHK), Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), muncul sebagai daerah dengan laju inflasi paling tinggi yakni sebesar 0,54 persen. Komoditas daun bawang jadi pendorong utama inflasi, sementara cabai rawit jadi penahan laju.
Kota Manado sebagai ibu kota Provinsi Sulut, juga alami inflasi 0,24 persen di bulan Oktober 2025. Untuk komoditas utama pendorong inflasi adalah emas perhiasan, sementara penahan laju inflasi adalah cabai rawit.
Adapun dua daerah IHK lainnya yakni Kota Kotamobagu dan Kabupaten Minahasa Utara (Minut), justru alami deflasi di Oktober 2025 ini. Kotamobagu alami deflasi 0,16 persen dan Minut hingga 0,46 persen. Di kedua daerah ini, komoditas cabai rawit menjadi komoditas utama yang mengakibatkan adanya deflasi.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Aidil Adha, menjelaskan jika tingkat inflasi secara m-to-m di bulan Oktober 2025 sebesar 0,12 persen dengan tingkat inflasi year to date (y-to-d) sebesar 1,13 persen.
Sementara untuk year on year (y-on-y), inflasi di Sulut terjadi sebesar 1,48 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,49.
“Secara year on year, inflasi tertinggi terjadi di Kota Kotamobagu sebesar 1,90 persen dengan IHK sebesar 111,13 dan inflasi terendah terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan sebesar 0,66 persen dengan IHK sebesar 109,15,” ujarnya kembali.
