
BOLMONG – Bupati Bolmong (Bolaang Mongondow), Yusra Alhabsyi, menerima langsung audiensi jajaran Project Management Officer (PMO) dan Business Assistant (BA) Koperasi Merah Putih, di ruang rapat Bupati, Senin (13/4).
Hal ini sekaligus menunjukkan komitmen Pemkab Bolmong dalam memantapkan langkah dalam memperkuat fondasi ekonomi berbasis masyarakat, lewat keseriusan mengawal program strategis milik pemerintah pusat.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi, menerima audiensi jajaran Project Management Officer (PMO) dan Business Assistant (BA) Koperasi Merah Putih. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati, Senin (13/4).

Audiensi ini sendiri menjadi momen penting untuk menyelaraskan visi antara kebijakan pemerintah daerah dan implementasi teknis di lapangan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem koperasi yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan di wilayah Bolmong.
Dalam pemaparannya, tim pendamping mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 2 orang PMO dan 19 BA yang telah disebar di berbagai titik strategis. Mereka bertugas mendampingi masyarakat dalam pengelolaan koperasi agar berjalan secara profesional dan produktif.
Bupati dalam arahannya menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap kehadiran para tenaga pendamping tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap memfasilitasi kebutuhan koordinasi guna memastikan kelancaran program Koperasi Merah Putih.

“Keberadaan PMO dan BA memiliki peran vital sebagai motor penggerak. Kami ingin memastikan setiap koperasi yang terbentuk tidak hanya sekadar administratif, tetapi benar-benar aktif dan berkembang,” ujar Yusra.
Menurutnya, program Koperasi Merah Putih merupakan solusi konkret dalam menghadapi tantangan ekonomi global dengan memperkuat sektor ekonomi domestik. Koperasi dinilai sebagai wadah strategis untuk mengonsolidasikan kekuatan ekonomi masyarakat kecil agar memiliki daya saing yang lebih besar.
Ia juga menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat.
“Hambatan utama dalam berkoperasi sering kali berasal dari kurangnya pemahaman terkait tata kelola dan manfaat jangka panjang. Ini menjadi tugas bersama untuk terus memberikan pendampingan,” katanya lagi.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bolmong bersama jajaran serta staf khusus bupati. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan bahwa program Koperasi Merah Putih menjadi salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan daerah tahun ini.
