Gus Barokah Zaenal Alam (keempat dari kanan) saat dikukuhkan sebagai Dewan Hakim Seleksi Tilawatil Quran dan Musabaqah Al-Hadits (STQH) Nasional XXVIII tahun 2025

MANADOBACIRITA.COM – Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) asal Sulawesi Utara (Sulut), Barokah Zaenal Alam, S.Q, yang dikenal dengan panggilan Gus Barokah, dipercayakan masuk sebagai Dewan Hakim pelaksanaan seleksi Tilawatil Quran dan Musabaqah Al-Hadits (STQH) Nasional XXVIII tahun 2025 yang akan dilaksanakan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Gus Barokah sendiri adalah Ketua Pengurus Wilayah Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffazh (JQH) NU di Sulawesi Utara. Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffazh Nahdlatul Ulama, adalah badan otonom NU yang menghimpun para pelantun dan penghafal Al-Qur’an dari kalangan Nahdliyin.

Dari surat keputusan nomor 01/Kep-DH/STQHN XXVIII/X/2025 yang ditetapkan pada 11 Oktober 2025 oleh Ketua Dewan Hakim STQH, Dr. Muchlis Muhammad Hanafi, Lc., MA., Gus Barokah menjadi satu-satunya perwakilan asal Sulut yang masuk dalam daftar Dewan Hakim.

Adapun Gus Barokah dipercayakan masuk ke dalam majelis hakim cabang hafalan Al Quran golongan 10 Juz dan 20 Juz pada bidang Tajwid.

Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri untuk daerah karena ada tokoh yang terpilih masuk ke dalam Dewan Hakim pelaksanaan STQH Nasional, bersanding dengan tokoh-tokoh Islam lainnya se-Indonesia.

Aktivis muda NU Sulawesi Utara, Azmar Rahayu, mengaku bangga dengan penunjukan Gus Barokah menjadi Dewan Hakim STQH Nasional ke-28.

Menurutnya, ini pertanda jika Provinsi Sulut memiliki tokoh yang memiliki kemampuan dan tentunya dinilai layak di tingkat nasional. Apalagi, Gus Barokah adalah sosok muda yang tentunya punya keistimewaan.

“Kami doakan agar pelaksanaan STQH Nasional XXVIII tahun 2025 berlangsung dengan sukses dan menghasilkan penghafal Al Quran yang berkah,” ujar Azmar kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *