Wakil Bupati Bolmong Dony Lumenta saat berdiskusi dengan jajaran Distrik Navigasi Kelas I Bitung terkait rencana pembangunan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) di Pelabuhan Labuan Uki, Kecamatan Lolak, Rabu (10/6).

BOLMONG – Wakil Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong), Dony Lumenta, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Distrik Navigasi Kelas I Bitung, Rabu (10/6), untuk membahas rencana pembangunan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) di Pelabuhan Labuan Uki, Kecamatan Lolak.

Dalam kunjungan tersebut, Dony diterima Kepala Distrik Navigasi Kelas I Bitung, Dr. Victor Vikki Subroto, M.M., M.Mar.E., bersama Kepala Bidang Alur Pelayaran dan Telekomunikasi Pelayaran, Capt. Ferry Akbar, M.M.

Pertemuan itu juga dihadiri sejumlah pelaku usaha kapal tangkap ikan. Sejumlah aspek terkait pembangunan TUKS dibahas, mulai dari persyaratan teknis, prosedur perizinan, hingga standar kelayakan operasional yang harus dipenuhi sesuai regulasi pelayaran.

Suasana pertemuan antara Pemkab Bolmong, Distrik Navigasi Kelas I Bitung, dan pelaku usaha perikanan dalam pembahasan persyaratan teknis dan perizinan pembangunan TUKS di Pelabuhan Labuan Uki.

Menurut Dony, koordinasi dengan pihak Distrik Navigasi menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah untuk memastikan proses pembangunan TUKS dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia mengatakan, keberadaan fasilitas tersebut nantinya diharapkan mampu menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya dalam distribusi hasil perikanan dan komoditas lainnya dari wilayah Bolaang Mongondow.

“Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dan pelaku usaha dalam mendistribusikan hasil bumi, memperlancar arus barang, serta memacu pertumbuhan ekonomi daerah demi peningkatan kesejahteraan rakyat,” kata Dony.

Pemkab Bolmong, lanjut dia, berkomitmen memastikan seluruh tahapan pembangunan dilakukan secara tertib dan memenuhi standar keselamatan pelayaran nasional.

Rencana pembangunan TUKS di Pelabuhan Labuan Uki dinilai sebagai salah satu langkah strategis dalam mendukung pengembangan sektor maritim dan memperkuat konektivitas logistik di Kabupaten Bolaang Mongondow. Dengan fasilitas tersebut, aktivitas bongkar muat dan distribusi barang diharapkan menjadi lebih efektif serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *