Pengurus DPW PKB Sulawesi Utara periode 2026-2031 berfoto bersama dengan Wakil Gubernur Sulut, selepas pengukuhan.

MANADO – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Utara periode 2026-2032 resmi dikukuhkan di Swiss-Belhotel Maleosan Manado, Senin (30/3). Pengukuhan dilakukan oleh Abdul Halim Iskandar yang mewakili Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar.

Dalam amanahnya, Abdul Halim Iskandar mengatakan jika pengukuhan pengurus bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan arah perjuangan politik PKB ke depan.

“PKB harus menentukan posisinya, apakah menjadi partai biasa atau menjadi kekuatan politik yang benar-benar hadir dan mengabdi untuk rakyat,” katanya.

Ia menekankan bahwa kader PKB harus menjadikan politik sebagai sarana solusi atas persoalan rakyat. Di tengah tantangan global seperti ketidakpastian ekonomi, perubahan iklim, hingga menurunnya kepercayaan publik terhadap politik, PKB dituntut tampil sebagai kekuatan yang memberi harapan.

Lebih lanjut, dia juga mengingatkan tentang tiga karakter utama yang harus dimiliki kader PKB, yakni sebagai politisi, pemimpin, dan negarawan.

“PKB tidak cukup hanya menjadi peserta pemilu, tetapi harus menjadi pemimpin perubahan,” katanya kembali.

Wakil Gubernur Sulut, Viktor Mailangkay, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi PKB dalam proses demokrasi di daerah.

Ia berharap momentum pengukuhan dan Muskerwil ini mampu mendorong PKB menjadi partai yang semakin solid dan progresif, serta menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya petani, nelayan, pelaku UMKM, dan generasi muda di era transformasi digital.

Pemerintah Provinsi juga menekankan pentingnya peran PKB dalam menjaga keutuhan bangsa, memperkuat moderasi beragama, serta merawat kerukunan yang menjadi ciri khas masyarakat Sulawesi Utara.

“Sinergi antara partai politik dan pemerintah merupakan kunci percepatan pembangunan daerah menuju Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujarnya kembali.

Adapun Ketua DPW PKB Sulawesi Utara Yusra Alhabsyi menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Ketua Umum kepada dirinya dan seluruh jajaran pengurus periode 2026–2031.

“Kepercayaan ini adalah amanah kolektif yang harus kami jalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami berkomitmen menjadikan PKB Sulawesi Utara sebagai partai yang modern, terbuka, dan dekat dengan rakyat,” katanya.

Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan amanah kolektif yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dalam mengaktualisasikan program dan arah perjuangan partai di daerah.

Yusra menjelaskan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendorong PKB menjadi partai politik yang modern dan taat pada AD/ART.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan struktur hingga ke tingkat DPAC di 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara. Meski dihadapkan pada keterbatasan kader dan sumber daya, pihaknya optimistis PKB dapat berkembang melalui kerja nyata.

Dalam konteks politik daerah, Yusra menegaskan komitmen PKB untuk terus menjaga sinergi dengan partai koalisi yang telah bersama memenangkan Pilgub Sulawesi Utara.

“Sinergi dengan partai koalisi harus terus dijaga demi stabilitas politik dan pembangunan daerah,” katanya kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *