
MANADO – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) asal Korea Selatan ke Sulawesi Utara (Sulut), terus menunjukkan tren peningkatan.
Sejak dibukanya penerbangan langsung dari negeri yang dikenal dengan K-POP ke Bandara Sam Ratulangi Manado pada bulan Oktober 2025 lalu, peningkatan jumlah kunjungan wisman asal Korea Selatan terus mengalami peningkatan yang sangat signifikan.
Dari data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara, peningkatan jumlah Wisman mulai terjadi di bulan Oktober 2025. Saat itu, tercatat ada 495 wisman asal Korea Selatan yang tiba di Manado, yang sebelumnya hanya ada sekitar 27 orang.
Peningkatan sangat signifikan kembali terjadi di bulan November 2025, di mana pada bulan ini terdapat 2.032 wisman asal Korea Selatan yang tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado.
Peningkatan terus terjadi di akhir tahun 2025 dan di awal tahun 2026 atau tepatnya di bulan Januari 2026. Tercatat pada Desember 2025 ada 2.470 orang wisman yang tiba, dan di Januari 2026 ada 2.990 orang wisman asal Korea Selatan.
Peningkatan ini juga menjadikan Korea Selatan kini berada di posisi kedua jumlah kedatangan ke Sulawesi Utara setelah Tiongkok atau China yang sejak sebelum pandemi COVID-19 memang sudah membanjiri daerah dengan sebutan Nyiur Melambai ini.
Sebelumnya, Kepala BPS Sulut, Agus Sudibyo, mengatakan jika pada bulan Januari 2026, ada 7.550 kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) yang tiba di Manado lewat jalur Bandara Sam Ratulangi.
Wisman yang berkunjung ke Sulut pada Januari 2026 didominasi oleh wisman yang berasal dari China sebesar 52,68 persen, Korea Selatan sebanyak 39,60 persen, dan Singapura sebanyak 1,18 persen.
“Wisman dari Tiongkok (China) di bulan Januari 2026 tercatat sebanyak 3.977 kunjungan. Sementara Korea Selatan tercatat sebanyak 2.990 kunjungan,” ujar Agus.
