Timnas Indonesia saat melawan Irak, Minggu 12 Oktober 2025. (foto: ig timnas indonesia)

MANADOBACIRITA.COM – Timnas Indonesia tampil sangat dominan saat melawan Irak pada laga lanjutan ronde keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Minggu 12 Oktober 2025. Sayangnya, Timnas tetap harus alami kekalahan akibat gol tunggal Zidane Aamar Iqbal.

Pada pertandingan ini, pelatih Patrick Kluivert memilih tak lagi menggunakan skema 4-4-2 seperti saat laga melawan Arab Saudi. Kali ini, Patrick memainkan 5 gelandang sekaligus dengan hanya 1 penyerang di depan dan 4 pemain belakang.

Selain itu, Patrick juga tak memainkan 3 pemain yang mendapatkan sorotan negatif pada laga lawan Arab Saudi, yakni dua pemain Persib, Mark Klok dan Beckham Putra, serta Yacob Sayuri.

Pemain yang diturunkan adalah Rizky Ridho, Jay Idzes, Kevin Diks dan Dean James di posisi belakang. Kemudian Joey Pelupessy, Calvin Verdonk, Ricky Kambuaya, Eliano Reijnders dan Thom Haye di lini tengah mendukung Mauro Zijlstra di lini depan.

Formasi ini terbukti mampu mendominasi. Dari statistik pertandingan, Timnas Indonesia berhasil menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 56 persen. Tembakan yang dilepaskan juga lebih banyak dari Irak, yakni 9 berbanding 7.

Dominasi lini tengah juga benar-benar terlihat dari jumlah dan akurasi operan yang dibuat Thom Haye dan kawan-kawan. Tampil tanpa Mark Klok dan Beckham Putra seperti saat lawan Arab Saudi, Timnas mampu membuat 367 operan dengan akurasi 79 persen, jauh unggul di atas Irak yang hanya menciptakan 298 operan dengan akurasi hanya 73 persen.

Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang baik membuat Timnas kesulitan mencetak gol. Ada beberapa momen yang terbuang percuma baik dari Mauro Zijlstra maupun Eliano Reijnders.

Sementara itu, Irak yang hanya mengandalkan satu dua serangan, akhirnya mampu unggul pada menit ke-76. Zidane Aamar Iqbal yang baru masuk pada babak kedua, berhasil melepaskan satu tendangan keras menyusur tanah dari luar kotak penalti, yang tak bisa dibendung kiper Timnas, Maarten Paes.

Timnas sendiri setelah gol itu tampil full menyerang. Ada satu momen, ketika Ole Romeney sempat terjatuh di dalam kotak penalti akibat sapuan tangan pemain belakang Irak. Sayangnya, wasit tak melihat itu sebagai pelanggaran. Selain itu, lagi-lagi karena ketidakmampuan mengeksekusi peluang, membuat skor tetap tak berubah dan Timnas Indonesia tetap kalah 1-0 dari Irak, walaupun tampil sangat dominan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *